Waktunya
Berpendapat
Hal pertama yang muncul ketika ditanya soal Teknik Fisika
Angkatan 2016 adalah unik. Masing-masing setiap orang memiliki keunikan. Ada
yang begitu ceria, ada yang selalu diam, yang memiliki wajah yang datar pun ada.
Selain itu, menurut saya Angkatan 2016 merupakan keluarga bagi saya, pada
awalnya memang agak canggung untuk berkenalan satu-persatu dengan mereka,
tetapi semakin lama saya berani berkenalan. Dari hari ke hari kami selalu
berusaha memupuk kebersamaan dan kekeluargaan untuk angkatan kami. Meskipun
kami terdiri dari dua progam studi yang berbeda, kami tetap satu. Salah satu
upaya yang dilakukan untuk pemupukan kekeluargaan yang ada, dilakukan beberapa gathering di beberapa tempat. Gathering pertama dilakukan di rumah
Cassa, gathering ini adalah gathering yang paling berkesan bagi saya, disini
kami berkumpul dan saling berkenalan satu sama lain. Meskipun tidak berkenalan
dengan seluruhnya, paling tidak dalam acara ini saya mengenal beberapa orang. Gathering
tidak berhenti disitu saja, setelah itu, masih banyak gathering-gathering yang
mempererat kekeluargaan Angkatan 2016.
Selain acara gathering, kami dipersatukan lagi di
kegiatan OKKBK. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari. Di kegiatan ini,
dari 232 orang dikelompokkan menjadi 20 kelompok, dan saya berada di kelompok
20. Di hari pertama, kami diharapkan bisa mengenal anggota satu kelompok kami
diharapkan bisa selalu bersama-sama. Dalam kegiatan ini saya mendapat berbagai
ilmu, mulai dari hal akademik hingga berbagai tips penting dalam perkuliahan.
Selain mendapat materi secara langsung, saya mendapat pelajaran tersirat dari
kegiatan OKKBK. Pelajaran tersirat tersebut adalah pentingnya kebersamaan,
tanggung jawab, sopan santun, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan
kepribadian.
Selanjutnya, kami dipercaya menjadi panitia acara TW 114
Teknik Fisika. Dalam kegiatan ini, saya menjadi panitia dekor, sub bagian
gapura. Kami dipercaya untuk mendekorasi beberapa bagian. Meskipun kami dibagi
dalam beberapa sub bagian, kami saling bantu-membantu agar semua cepat selesai,
selain panitia, semua angkatan 2016 juga turut berkontribusi dalam berbagai hal
untuk mempersiapkan acara TW 114. Selain menjadi panitia dekor gapura, di hari
saat TW 114 dilaksanakan, saya juga menjadi yang mengarahkan orangtua wisudawan
ke tempat duduk yang disediakan. Selain itu, saya juga meminta kesediaan
wisudawan untuk menandatangani kain putih di dekat gapura. Menurut saya momen
inilah yang paling berkesan. Saat itu saya merasakan euforia kegembiraan dari
para wisudawan, dengan senyum sumringah mereka berjalan. Dalam kegiatan ini,
saya mendapat beberapa hal yaitu, untuk mewujudkan suatu kegiatan dibutuhkan
kerja sama dari banyak orang, tidak peduli siapapun dan apa bagiannya harus bersedia
membantu yang lain ketika yang lain butuh bantuan, dalam suatu kegiatan sangat
diperlukan kontrol emosi, jika tidak mampu mengontrol emosi dengan baik dan
hanya mengandalkan ego, maka kegiatan tidak dapat berjalan dengan baik. Itu
saja kesan-kesan saya, maaf saya kurang bisa dalam hal menguraikan.
Comments
Post a Comment